Rapat Anggota Tahunan - Tahun Buku 2018

Sabtu,23 Februari 2019 | administrator
 

Rapat Anggota Tahunan Th.Buku 2018

Cinque Terre

REMBANG - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Bhina Raharja sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2018, di hotel Fave Rembang. Ada yang spesial pada acara tahunan kali ini, mengusung tema 35 tahun bersama anggota, salah satu koperasi tertua di Kota Garam ini memberikan penghargaan bagi mereka yang berprestasi, diantaranya untuk anggota teraktif, cabang terbaik dan karyawan terbaik.

Agenda rutin tahunan ini dihadiri kepala Dinas Koperasi Tingkat Provinsi Jabar, Jateng, Jatim dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kepala koperasi tingkat kabupaten/kota wilayah Jabar, Jateng, Jatim dan DIY serta mitra kerja dan anggota koperasi KSP Bhina Raharja.

Hadir pula Asisten Deputi Penilaian Kesehatan Unit Simpan Pinjam (USP), Kemenkop RI, Ir. Asep Komarudin, MP dan Asisten Deputi keanggotaan USP, Kemenkop RI, Untung Tri Basuki, SH, MH. Kemudian, Pemkab Rembang, Bupati Rembang Abdul Hafidz diwakili Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto dan Asisten II, Abdulah Zawawi.

Cinque Terre

Ketua Pengurus Bhina Raharja HM. Atna Tukiman, SE dalam sambutannya menuturkan perjalanan panjang telah di tempuh KSP Bhina Raharja hingga seperti saat ini. Tercatat, sejak berdiri dimulai prakoperasi tahun 1984. Lalu mendapatkan pengesahan badan hukum, setelah pra koperasi 10 tahun. Dengan demikian mulai 1994 status badan hukum KSP Bhina Raharja baru diperoleh. “Jadi kalau dihitung hingga sekarang sudah 35 tahun,” ungkapnya.

Untuk memperlancar dan mempermudah kewajiban menggelar RAT, setiap cabang telah menggelar rapat kelompok. Selanjutnya, hasil rapat rumusan tiap wilayah, kemudian jadi bahan RAT. Dalam RAT juga dilaporkan laporan pertanggungjawaban selama tahun 2018. Lalu mengesahkan rancangan kerja dan anggaran dan belanja koperasi.

”RAT menjadi hal mutlak yang harus dilaksanakan. Karena ini ciri dan simbol dalam pergerakan koperasi. Selain implementasi dan semangat yang harus hidup dalam generasi, yaitu asas kekeluargaan,” terangnya.

“Kami juga menambah kantor cabang dan cabang pembantu. Di wilayah Jateng, Jatim, Jabar maupun DIJ. Sampai dengan RAT digelar KSP Bhina Raharja sudah miliki 51 cabang dan 31 kantor cabang pembantu di empat provinsi,” ungkapnya.

"Kemudian, dari anggota tiap tahunnya mengalami peningkatan. Ini terlihat sejak tahun 2017 anggota KSP Bhina Raharja 29.577 dan tahun 2018 menjadi 35.163. “Kenaikan anggota mencapai 19 persen,” paparannya.

Selanjutnya, karyawan tahun 2017 sebanyak 807 orang. Lalu di tahun 2018 meningkat 969 karyawan atau naik 20 persen. Kemudian, bidang modal dan usaha, tahun 2017 sebanyak Rp 56,1 miliar dan tahun 2018 sebanyak 63, 3 miliar. “Naik 13 persen,” bebernya.

Aspek modal pinjaman tahun 2017 sebanyak Rp 38,7 miliar, di tahun 2018 sebesar 41,1 m atau naik 6,3 persen. “Lalu catatan di aset tahun 2017 sebanyak Rp 95,7 miliar dan tahun 2018 naik Rp 105, 8 miliar atau naik 10,6 persen,” ungkapnya.

Berikutnya volume pinjaman. Di tahun 2017 sebanyak Rp 196,2 miliar dan tahun 2018 naik menjadi Rp 217,3 miliar. Atau naik 10,7 persen. Kemudian pinjaman diberikan di tahun 2017 sebesar Rp 64,5 miliar dan tahun 2018 naik Rp 77,3 miliar atau naik 19,8 persen.

”Selanjutnya SHU (sisa hasil usaha). Di tahun 2017 sebesar Rp 2,1 miliar, di tahun 2018 naik menjadi Rp 2,8 miliar. Dengan kata lain SHU naik 41,6 persen,” jelasnya secara panjang lebar.

Cinque Terre

Selain mengelola usaha, KSP Bhina Raharja turut mewarnai bidang lain. Capaian yang dikerjakan memberikan pelatihan SDM karyawan dan manajer. Lalu memberikan pelatihan prima kepada karyawan. Termasuk dari sisi manajerial di setiap cabang. Jadi tidak perlu diragukan lagi kemampuannya.

Lalu kegiatan di bidang sosial, secara rutin kerja sama PMI setempat dengan mengikuti donor darah tiga bulan sekali. Di sisi lain juga terus memberikan santunan anak yatim maupun lansia yang ada. Termasuk saat ada bencana alam mengambil peran.

“Kami bersama dinas terkait juga selalu ikut kegiatan pasar murah. Semua kesuksesan, kelancaran dan hasil baik tidak lepas segenap anggota dan pembinaan. Khususnya pembinaan koperasi tingkat daerah, provinsi maupun kementerian koperasi. Lalu tidak luput kerja sama Dekompimda hingga pusat,” imbuhnya.